Saluran air kotor, jebakan tahan tikus dan serangga

25 October 2009 – 11:17 am

Tulisan ini saya peruntukkan pada rekan-rekan yang akan membangun atau merenovasi rumah tinggal. Semoga bermanfaat.

Ketika saya masih tunawisma karena nebeng di “rumah mertua indah”, saya melihat ada berberapa permasalahan yang ada pada pembuangan air bekas / kotor, biasanya pada saat musim hujan tiba di kamar mandi sering terdapat serangga, kalajengking, kecoa, tikus, dll. Lebih parah lagi pada saat saya kost pernah terjadi seekor ular masuk dua kali ke kamar mandi melalui lubang pembuangan air kotor, mungkin anda juga pernah menemui masalah seperti itu.

Hal tersebut disebabkan adanya saluran pembuangan masih memungkinkan serangga dan tikus lewat dengan leluasa melalui ujung pipa terbuka bak control atau roil kota/ selokan kampung. Meski telah diberi kawat pelindung, rupanya si tikus tidak bisa kompromi untuk berusaha menerabas masuk ke rumah kita.

Selain itu, bak control biasanya ditutup dengan pintu plat beton yang cukup berat. Celahnya tetap menyisakan ruang untuk udara. Jika ada sisa makanan atau kotoran dari limbah air kotor, bau tak sedap akan keluar lewat celah tadi, belum lagi jika mampat tutup beton itu cukup sulit untuk dibuka. 

 

Nah, mungkin ada baiknya kalau anda membuat alternative lain dari bak kotrol yang akan kita buat. Setelah saya membaca beberapa buku,  alternatef yang saya pilih adalah  bak control saya ganti dengan trap ( jebakan) yang dibuat dari pipa paralon.

Prinsip kerjanya adalah, Trap ini mempunyai ketingggian air yang  cukup sehingga pada umumnya kecoa dan tikus sulit untuk menembusnya. Selain itu bau tak sedap juga akan tertahan, sehingga tidak masuk atau balik ke dalam rumah melalui saluran air bekas di kamar mandi dan bak cuci piring dapur.

 

Begini system kerjanya :

  • Dua fitting elbow / knee ( L ) berdiameter 3 inci disambung mejadi satu bagian. Di bagian atasnya nya, pada satu sisi dipasang fitting “TY” untuk arah masuk aliran. Pada sisi lain dipasang fitting “T” untuk arah keluaran.
  • Diatas kedua fitting terakhir dipasang potongan pipa hingga ke permukaan tanah atau lantai. Potongan tadi digunakan untuk perawatan. Ujung potongan ini diberi tutup fitting sejenis, Bilamana tutup ini disaang, berikan pipa pelepasan udara pada sisi luar. Jika saluran cukup panjang, perhatikan ketinggian air di dalam trap lebih tinggi 90mm dari permukaan lantai. Fungsinya sebagai penahan bau dan lewatnya serangga,

 

Gambarnya adalah sebagai berikut :

saluran-air.gif

Apabila ada serangga, tikus atau apapun masuk ke kamar mandi, dapur kita, maka dia tidak akan mendapatkan jalan masuk karena jebakan selalu tergenang  air. Pengalaman saya, kamar mandi / rumah kita lebih bersih bebas dari kecoa, cacing,  atau hewan berbahaya lainnya seperti kalajengking, ular, dan lain-lain. Kalaupun ada kecoa, kalajengking mungkin sebelumnya hewan tersebut sudah menghuni rumah kita saat pembangunan berlangsung. Dampaknya adalah lemari kita lebih aman dari gangguan kecoa, perwatan kamar mandi, dapur lebih mudah, dan yang terpenting kita tidak sering terlibat pembantaian serangga di dalam rumah.

 

You must be logged in to post a comment.